[Makalah Ilmiah] Sejarah Uang dan Bank secara Global

Daftar isi: [Tampil]

Pengertian uang:

Uang adalah alat tukar atau standar pengukur nilai (kesatuan hitungan) yang sah, yang dikeluarkan oleh pemerintah (bank sentral) suatu negara dalam bentuk uang kertas, emas, perak, atau logam lain yang dicetak dalam bentuk dan gambar tertentu berdasarkan nilai nominal yang tertera pada uang. Uang digunakan sebagai perantara pertukaran barang dan jasa.

Sejarah:

Gambar yang menunjukan kegiatan barter di benua Amerika pada abad ke-19
Sebelum mengenal system uang barter (pertukaran barang dengan barang)memiliki banyak kelemahan dan tidak efisien.

Kelemahan barter:
  1. kesulitan untuk menemukan orang yang mempunyai barang yang diinginkan dan juga mau menukarkan barang yang dimilikinya
  2. kesulitan untuk memperoleh barang yang dapat dipertukarkan satu sama lainnya dengan nilai pertukaran yang seimbang atau hampir sama nilainya
Solusi pikiran-pikiran untuk menggunakan benda-benda tertentu untuk digunakan sebagai alat tukar. Syarat benda2 tersebut adalah:
  1. diterima oleh umum (generally accepted); atau
  2. bernilai tinggi (sukar diperoleh atau memiliki nilai magis dan mistik); atau
  3. merupakan kebutuhan primer sehari-hari
Contoh: garam yang oleh orang Romawi digunakan sebagai alat tukar maupun sebagai alat pembayaran upah. Pengaruh orang Romawi tersebut masih terlihat sampai sekarang; orang Inggris menyebut upah sebagai salary yang berasal dari bahasa Latin salarium yang berarti garam.

Meskipun alat tukar sudah ada, kesulitan dalam pertukaran tetap ada, antara lain:
  1. benda-benda yang dijadikan alat tukar belum mempunyai pecahan sehingga penentuan nilai uang, penyimpanan (storage), dan pengangkutan (transportation) menjadi sulit
  2. kurangnya daya tahan benda-benda tersebut
Sistem barter hingga kini tetap berada di beberapa negara, namun dengan cara yang lebih modern. Prinsip barter umumnya dipakai dalam kegiatan ekspor-impor dalam perdagangan internasional.
Setelah itu muncul uang logam, yang mempunyai kelebihan dan memiliki nilai yang tinggi sehingga digemari umum, tahan lama dan tidak mudah rusak, mudah dipecah tanpa mengurangi nilai, dan mudah dipindah-pindahkan.
sejarah uang dan bank global dan Indonesia
sejarah uang dan bank global dan Indonesia

Mengapa harus dari logam emas dan perak?

Uang logam emas dan perak juga disebut sebagai uang penuh (full bodied money). Artinya, nilai intrinsik (nilai bahan) uang sama dengan nilai nominalnya (nilai yang tercantum pada mata uang tersebut).

Karena jumlah emas dan perak juga terbatas dan tidak bias digunakan untuk transaksi dalam jumlah besar, maka muncullah uang kertas. Mula-mula uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti pemilikan emas dan perak sebagai alat/perantara untuk melakukan transaksi. Dengan kata lain, uang kertas yang beredar pada saat itu merupakan uang yang dijamin 100% dengan emas atau perak yang disimpan di pandai emas atau perak dan sewaktu-waktu dapat ditukarkan penuh dengan jaminannya.

Pada perkembangan selanjutnya, masyarakat tidak lagi menggunakan emas (secara langsung) sebagai alat pertukaran. Sebagai gantinya, mereka menjadikan 'kertas-bukti' tersebut sebagai alat tukar.

Kesimpulan sejarah uang:
Barter -> alat tukar -> uang logam -> uang kertas

Sejarah uang di Indonesia:
1610-1817 -> Indonesia menggunakan Gulden Belanda

Nama Rupiah (yang diambil dari nama mata uang India, Rupee) pertama kali digunakan secara resmi dengan dikeluarkannya mata uang rupiah jaman pendudukan Dai Nippon pada Perang Dunia II. Setelah perang selesai, Bank Jawa, pelopor Bank Indonesia, mengeluarkan Rupiah. Sedangkan Tentara Sekutu mengeluarkan Gulden Nica.

Pada tanggal 2 November, 1949 rupiah ditetapkan sebagai mata uang nasional. Di daerah kepulauan Riau dan Papua, kala itu masih digunakan mata uang lain. Baru pada tahun 1964 dan 1971 rupiah digunakan di sana.

Di daerah Timor Timur, rupiah digunakan dari tahun 1976 – 2001. Semenjak tahun 2001 sampai sekarang digunakan dolar AS.

Pengertian bank:

Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Kata bank berasal dari kata banco yang berarti meja, karena pada zaman Renaissance, petugas bank Yahudi di Florentine melakukan transaksi di atas meja yang dihiasi kain hijau.

Sejarah bank:
  1. Pada abad ketiga masehi, bank-bank di Persia dan teritori lainnya yang berada di bawah Kerajaan Sassanid menggunakan surat-surat kredit yang disebut Sakks.
  2. Para pedagang Islam menggunakan cek dan system sakk sejak zaman khalifah Harun Al-Rashid (abad ke-9).
  3. Pada abad ke-9, seorang pengusaha muslim bisa menukar bentuk awal dari cek di China, terkait pada penggunaan sumber- sumber di Baghdad, sebuah tradisi yang diperkuat secara signifikan pada abad ke-13 dan 14, selama Kekaisaran Mongol.
  4. Bank deposit negara pertama adalah Banco di San Giorgio (Bank of St. George) yang didirikan tahun 1407 di Genova, Italia. 
  5. Kegiatan perbankan modern dilakukan sejak abad ke-14 di Florence, Venesia and Genova.
  6. Keluarga Bardi dan Peruzzi mendominasi kegiatan perbankan pada abad ke-14 di Florence, dan membuka banyak bank cabang di seantero Eropa.
  7. Diperkirakan bank Italia yan paling terkenal adalah bank Medici, yang didirikan oleh Giovanni Medici pada tahun 1397.

No comments

Powered by Blogger.