Urutan SD Terbaik di Semarang yang Jadi Pelopor Pendidikan Karakter

Daftar isi: [Tampil]
Jika kita berbicara mengenai urutan SD terbaik di Semarang, sebenarnya SD terbaik di Semarang terbagi ke dalam beberapa kategori yaitu kategori prestasi, dan kategori pendidikan yang diberikan. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan secara spesifik mengulas urutan SD terbaik di Semarang yang menjadi pelopor dalam soal pendidikan karakter.
SD Terbaik Jalan_Pahlawan_Kota_Semarang.jpg
SD Terbaik Jalan Pahlawan Kota Semarang

Kurang lebih terdapat sebanyak 7 sekolah dasar di Semarang yang kini sudah menjunjung tinggi pendidikan karakter dalam pembentukan peserta didiknya. Bagaimana SD tersebut menerapkan pendidikan karakter dan siapa sajakah 7 sekolah dasar di Semarang yang menjadi pelopor bagi pendidikan karakter?

Urutan SD Terbaik di Semarang yang Jadi Pelopor Pendidikan Karakter

Terdapat setidaknya sebanyak 7 sekolah dasar (SDN) di Kecamatan Pedurungan dimana dalam dua pekan terakhir, mereka menjadi suatu proyek percontohan dalam program penguatan pendidikan karakter (PPK).

Program tersebut merupakan yang digiatkan oleh Dinas Pendidikan Kota Semarang. Tujuh sekolah dasar tersebut memang masuk ke dalam urutan SD terbaik di Semarang yang menjunjung tinggi nilai – nilai penguatan pendidikan karakter. 

Kepala Dinas Pendidikan kota Semarang menyatakan bahwa target Semarang nantinya tidak hanya 7 sekolah yang menjadi urutan SD terbaik di Semarang saja prioritasnya. Melainkan sebanyak 68 SD/ MI juga menjadi target bagi Semarang dalam menjalankan program pendidikan karakter. 

Dengan terdapatnya 7 SDN di Pedurungan, jumlah sekolah unggulan yang ada di kota Semarang menjadi sebanyak 48 SD dan 11 MI. Tujuh SD di Pedurungan sudah menerapkan sekolah lima hari yaitu SD Kalicari 01 dan SD Kalicari 02, SD Gemah, SD Palebon 03, SD Pedurungan Tengah 03, SD Tlogosari Wetan 02, dan juga SD Muktiharjo Kidul 01. 

Program yang dibuat oleh dinas pendidikan Semarang tersebut juga turut menyertakan kegiatan – kegiatan co kurikuler dan ekstra kurikuler yang menjadi bagian dari materi akademik. Semua itu dilakukan untuk menjadi penyeimbang bagi materi akademik siswa. 

Sangat diharapkan bahwa orang tua siswa atau wali murid turut andil menjadi sosok pendukung pelaksanaan program yang sudah digagaskan oleh sekolah. Diharapkan semua yang dilakukan di SD – SD dan nantinya akan diikuti MI serta sekolah – sekolah dasar terkait akan memberikan karakter religius, nasionalis, gotong royong, kemandirian serta integritas yang sangat baik. 

Supaya semua program dapat diserap serta diimplementasikan pada seluruh sekolah yang ada di kota Semarang, Dinas Pendidikan Semarang beserta staff melakukan penggencaran sosialisasi. Sosialisasi tidak hanya ke sekolah – sekolah melainkan sampai di kecamatan – kecamatan yang memang belum tersentuh oleh sosialisasi program terkait dan memiliki tingkat kesadaran yang rendah pada implementasi pendidikan karakter. 

Secara garis besar, apa yang dilakukan oleh dinas pendidikan kota Semarang intinya adalah untuk memberikan kesadaran proses pendidikan yang sebenarnya. Juga turut serta membekali peserta didik dalam mengenali potensi diri. 

Juga mengembangkan potensi diri dan action terakhir dalam melakukan aktualisasi diri. Hal ini karena anak – anak akan hidup di lingkungan masyarakat sehingga mereka harus kita kenalkan bersama dengan nilai – nilai yang sudah terjadi di tengah – tengah masyarakat. 

Pihak sekolah juga diminta untuk menjadi benteng kecil dalam memberikan penjelasan serta melatih setiap siswa secara terus menerus tentang berbagai macam kebiasaan positif. Bunyamin juga ingin nantinya semua kebiasaan tersebut menjadi budaya dari bangsa Indonesia. Sehingga bangsa yang baik akan mampu diwujudkan sejak usia dini siswa.

No comments

Powered by Blogger.