Cara Pengajuan Sponsorship Dana CSR Kereta Api Indonesia (PT KAI)

Daftar isi: [Tampil]
Sebagai alat transportasi darat yang sukses dan mewah, kereta api selalu mencoba untuk memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat. Dan salah satu program terbaik yang sedang mereka laksanakan adalah CSR (Corporate Social Responsibility).

Program CSR ini bukan diberikan untuk memfasilitasi penumpang kereta api Indonesia. Melainkan program baru yang bertujuan untuk membantu peningkatan kualitas hidup dan pembangunan lingkungan demi kepentingan seluruh masyarakat.

Sejatinya, KAI berusaha untuk merangkul seluruh masyarakat yang memang membutuhkan bantuan. Salah satu pengapliasianya melalui CSR seperti ini.

Ketentuan Pengajuan PK dan BL Kereta Api Indonesia

Ada dua program yang menjadi perhatian utama CSR KAI yakni program kemitraan (PK) dan juga program bina lingkungan disingkat BL. Keduanya merupakan program bantuan hibah yang diberikan PT KAI untuk membantu masyarakat. Berikut ini cara pengajuannya:

1. PK (Program Kemitraan)

Bantuan modal yang diberikan untuk meningkatkan daya saing usaha kecil sehingga lebih baik dan kokoh sebesar Rp. 5 juta- Rp. 200 juta. Adapun jangka waktu pinjamannya berlangsung maksimal 3 tahun dengan tarif admininstrasi sebesar 3% per tahun.

Syarat utamanya memiliki sektor usaha di bidang yang mencakup perdagangan, peternakan, jasa, industry, perkebunan, perikanan, dan pertanian. Selain itu tidak bisa mengajukan sponsorship dana CSR KAI. Dan tata cara pengajuannya, simak di bawah ini:

  • Calon mitra harus tidak sedang menjalin hubungan kemitraan dengan BUMN selain KAI.
  • Membuat permohonan langsung ditunjukkan pada Tim Pelaksana CSR PT. KAI (usahakan permohonan dikirimkan di wilayah usaha).
  • Permohonan yang masuk akan ditindaklanjuti oleh tim CSR KAI. Adapun tahapan seleksi dibagi menjadi 3 yakni seleksi pemberkasan, survey dan terakhir evaluasi.
  • Hasil seleksi akhir akan diproses lebih lanjut dalam rapat komite hingga terpilih nama-nama yang berhak memperoleh bantuan dana.
  • Bila dalam hasil rapat komite tidak ada nama yang lolos seleksi maka semua calon dinyatakan gugur.
  • Bila permohonan disetujui maka akan langsung dipanggil untuk tandatangan surat perjanjian. Dan secara otomatis dana sponsorship akan langsung disalurkan. 

2. BL (Bina Lingkungan)

Sama seperti PK, program ini pun tidak bebas diberikan pada siapa saja yang mendaftarkan melainkan mereka yang masuk dalam salah satu dari 7 kategori berikut ini.

a. Bantuan korban bencana alam.
b. Bantuan social kemasyarakatan.
c. Bantuan pendidikan.
d. Bantuan pelestarian alam.
e. Bantuan pengembangan sarana dan prasarana umum.
f. Bantuan  peningkatan kesehatan.
g. Bantuan sarana ibadah.

Selain sektor di atas, KAI tidak akan menindaklanjuti proposal pengajuannya. Jadi sebelum diajukan, benar-benar harus menyesuaikan dengan persyaratan utama yang Tim Pelaksana CSR KAI tetapkan sehingga Anda tidak membuang-buang waktu.
Ilustrasi cara pengajuan dana CSR PT KAI
Ilustrasi pengajuan dana CSR PT KAI

Cara pengajuan untuk BL hampir sama seperti tata cara pengajuan PK seperti berikut ini:

  • Mengajukan proposal pada Tim Pelaksana CSR PT KAI.
  • Tim CSR KAI akan segera menindaklanjuti dengan melakukan survey atas sektor terkait.
  • Setelah survey dilaksanakan, keputusan baru akan diambil setelah tim melaksanakan evaluasi. Apakah bantuan akan disalurkan atau tidak?
  • Ketika evaluasi selesai dan disetujui maka, bantuan akan segera disalurkan ke jalur yang tepat. 

Hingga kini setidaknya ada 13 wilayah Tim Pelaksana CSR KAI yang bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat. Termasuk yang ada di kota Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Cirebon, Semarang, Surabaya, Sumatera Barat dan kota-kota lainnya.

Anda cukup ajukan proposal di kota tempat usaha Anda berjalan agar prosesnya bisa lebih mudah dan disetujui.

Jika proposal yang diberikan ingin disetujui oleh CSR KAI maka berikan proposal yang sebenar-benarnya dengan status usaha dan sektor yang tepat dan terbuka. Jangan sampai pengajuan sponsorship dana tidak disetujui karena kekurangan data atau bahkan sektor yang tidak masuk dalam area bantuan KAI.

No comments

Powered by Blogger.