Mengenal Ciri Khas Dari Motif Batik Pekalongan dan Sejarahnya

Daftar isi: [Tampil]

Batik sudah dikenal hingga ke mancanegara dengan berbagai motif batik yang menarik salah satunya yaitu motif batik pekalongan. Nama motif ini diambil dari daerah asalnya yaitu Pekalongan, Jawa Tengah. Setiap batik memiliki motifnya masing-masing sesuai dengan daerah asalnya sehingga menjadi ciri khas batik itu sendiri. 


motif batik pekalongan Jawa Tengah
Motif batik pekalongan Jawa Tengah

Batik pekalongan juga disebut dengan batik pesisir karena Kota Pekalongan terletak di bagian utara pesisir pantai Pulau Jawa. Untuk memudahkan penyebutan motif batik umumnya nama motif diberikan sesuai dengan daerah asalnya misalnya seperti batik Jogja, batik Solo, batik Madura, dan lain-lain. 

Sejarah Batik Pekalongan

Sejarah batik pekalongan berawal dari kerajinan batik yang dibuat oleh penduduk Pekalongan yang rata-rata tinggal di pesisir Utara Pulau Jawa. Awalnya motif ini berasal dari beberapa daerah di Pekalongan jadi bukan hanya satu daerah saja. 

Semakin populer batik pekalongan membuat pengrajin batik pekalongan mulai membuat desain-desain yang lebih modern dengan menekankan pada corak, model, dan bahan yang digunakan agar bisa menghasilkan batik pekalongan yang berkualitas. 

Setiap tahunnya batik pekalongan mengalami peningkatan sehingga semakin bagus apalagi warnanya juga lebih bervariasi sehingga dapat digunakan untuk membuat apa saja apalagi baju batik yang lebih elegan dan anggun cocok dipadukan untuk apa saja. 

Sebenarnya tidak ada yang tahu kapan batik mulai resmi dikenal di Pekalongan namun diperkirakan sejak tahun 1800 batik sudah dikenal di Pekalongan bahkan pada tahun 1802 dikatakan bahwa pola batik seperti pohon kecil untuk bahan baju sudah ada. 

Kumpulan kain batik Pekalongan
Kumpulan kain batik Pekalongan

Namun diperkirakan sejak terjadinya perang besar di kerajaan Mataram pada tahun 1825-1830 mendesak keluarga keraton dan juga para pengikutnya untuk meninggalkan daerah kerajaan. Pada awal mula motif batik Pekalongan mulai dikenal karena pertemuan dengan berbagai bangsa seperti Asia, Melayu, Arab, Jepang, Belanda, dan Tiongkok membuat dinamika batik akhirnya bertambah yang berada di Pekalongan. 

Karena perpaduan budaya-budaya yang telah diterima oleh masyarakat membuat motif batik Pekalongan juga lebih bervariasi. Teknik pembuatan batik juga ikut berkembang dengan menggunakan cetak tutup celup di atas kain yang hingga saat ini disebut sebagai batik. Batik juga masih populer dan berkembang hingga saat ini membuktikan kelenturan konteksnya. 

Ciri Khas Motif Batik Pekalongan

Setiap batik memiliki ciri khasnya masing-masing sesuai dengan asalnya sehingga orang yang menggunakan batik tersebut bisa lebih mudah mengenali dan mengetahui asal dari batik tersebut. Sama halnya seperti motif batik pekalongan yang memiliki ciri khasnya sendiri baik pada pola, motif, dan lainnya. ciri khas batik pekalongan yaitu:

  1. Memiliki warna yang cerah

Salah satu ciri batik pekalongan yaitu memiliki warna yang sangat cerah. Salah satu warna khas dari batik pekalongan memiliki warna batik pesisir dengan warna yang lebih cerah dan terang. Umumnya warna-warna yang digunakan dalam proses pewarnaan batik pekalongan yaitu warna pink terang, merah muda, hijau, kuning, biru, dalem dan jenis-jenis warna lainnya yang sering dijumpai di sekitar kita. 

  1. Memiliki motif penuh dengan titik dan garis

Setiap batik pekalongan memiliki motif titik dan juga garis pada setiap hasilnya. Misalnya jika batik memiliki pola bunga kecil-kecil maka akan diapit dan dikelilingi dengan motif-motif perpaduan titik dan garis sehingga dapat memberikan desain tampilan motif yang lebih hidup dan nyata. Jadi motif batik pekalongan memiliki motif batik yang sangat ramai, padat, dan juga warna-warna yang cerah sehingga dapat memberikan daya tariknya tersendiri. 

  1. Memiliki motif jlamprang

Motif jlamprang merupakan motif titik geometris yang serupa dari ujung ke ujung. Motif ini menggunakan perpaduan antara warna-warna yang cerah agar lebih menarik.

  1. Memiliki motif khas keturunan Tiongkok

Batik pekalongan juga memiliki motif khas Tiongkok misalnya seperti motif bergambar burung phoenix, naga, dan motif lainnya. 

  1. Mayoritas bermotif bunga

Rata-rata motif batik pekalongan memiliki motif dan corak bunga-bunga namun corak bunganya tentu bermacam-macam. Hanya saja motif bunga pada batik pekalongan memiliki ukuran yang kecil dibandingkan motif bunga jenis batik lainnya. Corak bunga dibuat kecil dengan tujuan agar pengguna pakaian motif batik ini bisa terlihat lebih langsing. 

No comments

Powered by Blogger.