Bukan Cuma Jastip, ini 3 Hal Menarik yang Bisa Kamu Lakukan di Batam

Daftar isi [Tampil]

Buat kamu yang senang bepergian, tentu tahu dengan istilah jastip alias jasa titip. Model penghasilan sampingan dari jastip saat ini sudah begitu marak seiring dengan tren travelling anak-anak muda. Bicara jastip, tentu Kota Batam yang berbatasan dengan negara Singapura ini selalu jadi incaran tempat membeli produk jastip yang menarik.

Nah, pada tulisan ini, kami akan mengulas sedikit, hal-hal lain apa saja yang bisa kamu lakukan di Batam, salah satu pulau paling ramai di Propinsi Kep. Riau ini. Sebelum melakukan hal-hal dibawah, jangan lupa ya untuk mencari resort di Batam yang sudah menerapkan standar protokel kesehatan demi keselamatan Anda.


Wisata Pantai

Sebagai salah satu kepulauan yang menjadi destinasi utama wisatawan, tentu Batam memiliki segudang pantai baik yang dikelola oleh instansi maupun swakelola dari warga sekitar. Ada banyak pilihan wisata bahari yang bisa kamu temukan, mulai dari yang dekat dengan akses transportasi hingga yang paling jauh diujung pulau Galang, Kota Batam.

Dari sisi harga, jika dibandingkan dengan rate pantai perkotaan, tentu harga pantai di Batam masih sangat murah. Anda hanya perlu mengeluarkan kocek mulai dari Rp 5.000 - Rp 25.000 untuk setiap tiket masuk pantai di Batam. Jika Anda berminat untuk mengunjungi satu-persatu pantai di Batam, jagan lupa sediakan stok daya baterai yang cukup, karena butuh waktu berjam-jam untuk mengunjungi satu pantai ke pantai yang lain apalagi yang berbeda pulau.


Mencari Peluang Bisnis

Siapa bilang daerah kepulauan tidak memiliki potensi bisnis yang besar, Batam adalah salah satu bukti bahwa perputaran uang juga bisa terjadi di daerah pesisir dan wilayah terluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di tahun 2020 ini, tercatat sudah sangat banyak pengembang-pengembang besar yang masuk apalagi di bidang properti.

Dari sisi ini, dapat disimpulkan bahwa perkembangan bisnis di Kota Batam masih sangat potensial untuk jangka panjang. Anda dapat ikut menikmati perputaran uang di Batam lewat investasi di bidang properti hingga wisata. Komposisi wisatawan serta warga pendatang yang tinggi di Batam juga dapat menjadi lahan basah untuk kamu yang senang membangun jaringan bisnis di ranah blue ocean.

Mempelajari Sejarah yang ada di Batam

Selain terkenal dengan perdagangan dan obyek wisata nya, siapa sangka kamu juga bisa belajar sejarah banyak dari kota ini lho. Di Batam, ada beberapa tempat yang dapat menjadi tinjauan sejarah yang menarik, seperti misalnya jembatan Barelang. Jembatan yang menghubungkan antara Pulau Batam, Rempang dan Galang ini ternyata punya sejarah yang cukup unik. Awal dibangun di era presiden B.J Habibie, jembatan yang sudah menjadi ikon Kota Batam ini terdiri dari enam buah jembatan yang berbeda.
Jembatan Barelang Legendaris di Kota Batam
Jembatan Barelang Legendaris di Kota Batam


Setiap keenam jembatan itu juga punya nama tersendiri sesuai dengan nama raja yang pernah berkuasa di jaman dahulu. Berikut keenam nama jembatan Barelang tersebut:

  • Jembatan Tengku Fisabilillah (Jembatan I)
  • Jembatan Nara Singa (Jembatan II)
  • Jembatan Raja Ali Haji (Jembatan III)
  • Jembatan Sultan Zainal Abidin (Jembatan IV)
  • Jembatan Tuanku Tambusai (Jembatan V)
  • Jembatan Raja Kecik (Jembatan VI).

Selain jembatan Barelang di atas, ternyata ada tempat satu lagi yang bisa membantu kamu flashback sejarah Indonesia yang terjadi puluhan tahun lalu. Diantaranya, Ex-Camp Vietnam yang terletak tidak jauh dari jembatan kelima Barelang atau Jembatan Tuanku Tambusai. Tempat ini dulunya digunakan oleh pengungsi dari negara Vietnam saat pecah perang saudara di tahun 1979. Walau saat ini beberapa properti nampak dipugar, namun kamu masih bisa melihat barak pengungsian, kapal, serta penjara yang masih terlihat sebagaimana aslinya.