Outlet Adalah: Berikut Penjelasan Lengkapnya dalam Terminologi Medis

Daftar isi [Tampil]

Dalam istilah medis, Outlet adalah suatu keadaan yang letaknya berada diluar rute tubuh. Agar mudah kita pahami maka dapat kita dilihat dari kasus contoh berikut. Ia juga disebut Bladder Outlet Obstruction (Obstruksi Outlet Kandung Kemih).

Pengertian Outlet dalam Istilah medis 

Bladder outlet obstruction (obstruksi outlet kandung kemih) atau obstruksi pangkal kandung kemih adalah penyumbatan yang terjadi pada pangkal kandung kemih. Kondisi ini menghambat atau menghentikan aliran urine menuju uretra (saluran yang membawa urine keluar dari tubuh). BOO banyak dialami oleh pria lanjut usia. Penyumbatan biasanya berawal dari penyakit BPH (pembesaran prostat jinak), batu kandung kemih, atau kanker kandung kemih. Seiring bertambahnya usia, risiko mengalami penyumbatan akan semakin besar.

pengertian oulet adalah
pengertian oulet adalah

Gejala BOO dapat menyerupai gejala penyakit kandung kemih lainnya. Oleh sebab itu, Anda perlu menjalani rangkaian tes untuk mendiagnosis penyakit ini. Proses diagnosis juga berguna untuk mendeteksi penyakit lain yang menjadi pemicunya.

Setelah didiagnosis, barulah Anda dapat mengatasinya dengan konsumsi obat ataupun metode lain yang disarankan oleh dokter. Semakin cepat penyakit terdeteksi, semakin mudah pula pengobatannya.

Sebaliknya, BOO yang terlambat diobati dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada kandung kemih. Kerusakan akibat penyumbatan juga bisa memengaruhi seluruh saluran kemih hingga ginjal.

Daam kelainan ini pada tubuh adapun ciri-ciri atau gejala obstruksi outlet kandung kemih sangat bervariasi dan bisa menyerupai penyakit lain seperti kandung kemih overaktif atau anyang-anyangan. Namun, penderita sering kali mengalami keluhan sebagai berikut:

  • Nyeri pada perut.
  • Sering buang air kecil.
  • Tidak bisa buang air kecil.
  • Rasa nyeri saat buang air kecil.
  • Aliran air kencing yang lemah dan lambat.
  • Terus menerus merasa ingin buang air kecil.
  • Kesulitan mengeluarkan urine saat buang air kecil.
  • Terjadi infeksi saluran kemih.
  • Aliran air kencing tersendat-sendat.
  • Sering terbangun tengah malam untuk buang air kecil (nokturia).
  • Mual dan lemas bila penyakit sudah berdampak pada ginjal.

Kemungkinan ada gejala lain yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda mengalami gejala penyakit kandung kemih yang kurang jelas, segera konsultasikan dengan dokter untuk memastikan penyebabnya.

Penyebab, Seiring bertambahnya usia, semakin besar pula risiko Anda terkena berbagai gangguan kandung kemih. Gangguan tersebut lambat laun memengaruhi fungsi kandung kemih, termasuk menyebabkan penyumbatan dan menghambat aliran air kencing.

Kondisi yang paling sering menyebabkan penyumbatan kandung kemih antara lain:

  • penyakit BPH (pembesaran prostat jinak),
  • batu kandung kemih,
  • kanker kandung kemih,
  • tumor di area panggul (leher rahim, prostat, rahim, rektum),
  • Striktur uretra (penyempitan uretra akibat peradangan atau jaringan luka),

Beberapa kondisi berikut juga dapat menyebabkan BOO, tapi tergolong jarang:

  • sistokel (kandung kemih turun ke area organ intim),
  • masuknya benda asing ke dalam kandung kemih,
  • posterior urethral valves (kelainan bawaan lahir pada laki-laki),
  • spasme uretra (kejang otot uretra),
  • divertikulitis uretra (pembentukan kantong di sekitar uretra), dan
  • konsumsi obat-obatan untuk mengatasi kandung kemih overaktif (overactive bladder).

Diagnosis, bagaimana cara mendiagnosis BOO. Dokter mungkin mencurigai adanya BOO jika Anda mengalami pembesaran perut atau kandung kemih Anda lebih besar dari ukuran normal. Diagnosis BOO juga umum pada pria yang mengalami pembesaran prostat dan wanita dengan kandung kemih turun.

Sumber referensi: Ruangperawat.com