Feel Good: Membiasakan Pikiran Baik

Feel Good: Membiasakan Pikiran Baik

Feel good atau merasa baik adalah kata atau kalimat terakhir yang ditulis di pasir pantai oleh Rhonda Byrne di film The Secret. Karena inilah intisari dari Hukum Ketertarikan atau Law Of Attraction di film itu.

Law of Attraction atau Hukum Ketertarikan, berbunyi:

  1. Segala sesuatu yang Anda pikirkan dengan segenap perhatian, energi dan konsentrasi, baik hal positif maupun negatif akan datang kedalam kehidupan Anda.
  2. Anda adalah magnet yang menarik apapun kedalam diri Anda sesuatu yang sesuai dengan pikiran dan perasaan Anda.
  3. Pikiran Anda akan menjadi kenyataan Anda.

Kalau pikiran dan perasaan Anda positif, menyenangkan, maka Anda akan menarik lebih banyak lagi hal hal yang menyenangkan. Rejeki lebih banyak, kesenangan yang lebih banyak dan kebahagiaan lebih banyak. Sebaliknya jika Anda terus berada dalam pikiran dan perasaan yang negatif seperti benci, kesal, kecewa, sedih atau marah, maka Anda akan menjauhkan hal hal yang akan membuat Anda lebih senang. Sedangkan hal hal yang menyedihkan, membuat marah akan lebih banyak datang.

Kalau Anda memikirkan bagaimana cara melunasi hutang, maka hutang yang lebih besar akan menunggu Anda. Lupakan hutang, buat metode pembayaran yang otomatis, kemudian fokuslah pada kemakmuran.

Anda yang suka membuat orang lain merasa tidak senang dengan menyebarkan lewat sosmed berita negatif seperti menakut nakuti ada rampok, kecelakaan, ada ini ada itu (meskipun maksudnya baik), berita politik dan agama (karena akan ada pihak yang berlawanan), maka Anda akan terkena sedikitnya dua Hukum Alam, selain Law of Attraction, juga Hukum Memberi dan Menerima. Siapa yang memberi rasa takut, marah dan benci kepada orang lain, dia akan panen lebih banyak rasa takut, marah dan benci. Jaman dulu keisengan Anda (mengirim berita negatif) mungkin hanya mengenai beberapa orang.

Sekarang dengan sosmed bisa ribuan orang mengalami dampaknya. Jangan kaget kalau kehidupan Anda akan semakin sulit. Mungkin dipenuhi rasa takut ditagih Debt Collector, rasa marah dan benci kepada orang yang menipu Anda. Rejeki Anda akan semakin seret. Siapa menabur angin akan menuai badai.

Apapun yang terjadi diluar Anda sebenarnya tidaklah penting. Yang jauh lebih penting adalah apa tanggapan Anda atas kejadian itu. Misalnya ada kecoak terbang ke kepala Anda, bukan kecoaknya yang membawa malapetaka melainkan sikap Anda menghadapi kejadian itu yang membawa malapetaka. Bisa saja Anda menjerit, lari dan nabrak tembok atau terpeleset sehingga Anda cedera atau orang lain cedera karena tertabrak Anda. Atau Anda tangkap kecoak itu, bawa keluar dan buang.

Mungkin Anda protes :”Tapi itu kan kecoak ?, siapa yang tidak takut pada kecoak ?”. Itu masalah Anda, mengapa takut ke kecoak?, mengapa marah ketika ada orang yang marah ke Anda?, mengapa marah ketika ditipu ?. Karena amat sangat banyak orang yang tidak takut kecoak, banyak orang yang hanya tersenyum ketika ditipu dan banyak orang yang menganggap orang lain gila sementara ketika ada yang marah ke dia.

Kecoak sudah hinggap di kepala Anda, Anda sudah ditipu atau orang sudah berteriak kepada Anda, bisnis Anda sudah bangkrut, suami Anda sudah pergi dengan wanita lain, atau keluarga Anda (maaf) sudah meninggal. Itu sudah terjadi dan tidak bisa dibatalkan apapun yang Anda lakukan. Tetapi reaksi Anda akan memicu sederetan kejadian lain. Reaksi yang berbeda akan memicu kejadian yang berbeda.

Lari ke jalan dengan ketakutan akan memicu kejadian lain yang lebih parah. Berbalik marah juga akan memicu kejadian lain yang lebih parah. Pilihannya pada Anda, apakah Anda akan menurutkan kata hati dan meneruskan kejadian demi kejadian itu, atau Anda belajar agar semua berhenti. Caranya cuma terus berlatih agar selalu feel good atau merasa baik. Hanya itu!

Ditulis oleh: dr. Sigit Setyawadi SpOG (2017)

Leave a Reply

Close Menu